Selama ini bagi yang bergelut dengan pekerjaan jalan dan jembatan, khususnya di lingkungan Bina Marga, pasti tidak asing dengan istilah Spesifikasi Teknis. Spesifikasi Umum merupakan spesifikasi teknis yang paling sering digunakan dan terkadang untuk pekerjaan tertentu, Spesfikasi Khusus dan Spesifikasi Khusus Interim juga digunakan. Kasarnya, tujuan adanya spesifikasi ini adalah untuk menjamin kualitas dari produk yang dikerjakan di lapangan dan produk yang sudah jadi tersebut, dapat dibayar. Namun untuk lebih jelasnya, bisa saksikan di video berikut ini.
Showing posts with label Bina Marga. Show all posts
Showing posts with label Bina Marga. Show all posts
Spesifikasi Umum 2018 Bina Marga (Revisi 1)
Spesifikasi Umum 2018 Bina Marga sejatinya sudah mengalami revisi pertama pada November 2019 yang lalu, namun kali ini berbeda dengan sebelumnya (revisi pada spesfikasi umum 2010 yang menerbitkan utuh keseluruhan divisi). Revisi kali ini hanya khusus untuk dua divisi saja, yaitu Divisi 5 dan Divisi 6. Walaupun secara pribadi (koreksi saja bila salah), saya tidak menganggap ini merupakan revisi spesifikasi, tetapi semacam suplemen atau tambahan dikarena satu dan lain hal yang terjadi di lapangan. Secara umum, yang berubah hanya pada bagian "Pengukuran dan Pembayaran" dengan hadirnya tabel-tabel baru. Untuk dapat mengunduh file-nya, bisa klik saja tautan di bawah ini.
Sekilas Tentang Spesifikasi Umum 2018
Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 sudah 2 tahun terbit dan hingga kini menjadi standar dalam pekerjaan jalan dan jembatan di lingkungan Kementerian PUPR, khususnya di Direktorat Jenderal Bina Marga. Namun, siapa saja yang bisa menggunakan spesifikasi ini dan apa saja perubahannya dari spesifikasi sebelumnya, berikut ada video singkat mengenai catatan kecil tentang Spesifikasi Umum Bina Marga.
Ringkasan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 - Divisi 8 (Bagian 1)
Divisi 8. REHABILITASI JEMBATAN (Bagian 1)
Seksi 8.1 Perbaikan Retak Dengan Bahan Epoksi
1) Umum
Pekerjaan perbaikan retak ini yaitu untuk mengembalikan kondisi retak structural pada beton menjadi satu kesatuan kembali dan berfungsi sebagaimana mestinya. Perbaikan retak diakibatkan karena retak susut, penurunan struktur, beban berlebih atau beban kejut yang berlebihan yang mengakibatkan retak lentur, Tarik atau geser. Lebar retak dalam seksi ini yaitu lebih dari 0,15 mm dan maks 1 mm, perbaikan retak tidak dapat digunakan untuk struktur beton yang telah mengalami kebocoran dan retak yang bergerak.
Ringkasan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 - Divisi 4 (Bagian 4)
Divisi 4. PEKERJAAN PREVENTIF (Bagian 4)
Seksi 4.13 Penstabilan Dan Pengembalian Elevasi Pelat Beton Dengan Cara Injeksi Pada Perkerasan Beton Semen
1) Umum
Pekerjaan penstabilan dan pengembalian elevasi pelat beton dengan cara injeksi pada perkerasan beton semen diterapkan pada jalan yang mempunyai masalah penurunan daya dukung karena adanya rongga di bawah pelat beton akibat pumping, penurunan (consolidation) fondasi bawah. Pekerjaan ini bertujuan untuk pekerjaan penstabilan pelat dan pengembalian elevasi pelat yang turun pada perkerasan beton bersambung tanpa tulangan sesuai Gambar.
Ringkasan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 - Divisi 4 (Bagian 3)
Divisi 4. PEKERJAAN PREVENTIF (Bagian 3)
Seksi 4.12 Penutupan Ulang Sambungan Dan Penutupan Retak Pada Perkerasan Beton Semen (Joint And Crack Sealings)
1) Umum
Pekerjaan ini bertujuan untuk mengurangi air yang masuk ke dalam struktur perkerasan sehingga mengurangi kerusakan perkerasan yang ditimbulkan oleh air; serta untuk mencegah intrusi bahan keras ke dalam sambungan memanjang dan melintang (kecuali expansion joint), dan retak, sehingga mencegah kerusakan akibat tegangan; seperti gompal (spalling), tekuk ke atas (blowup atau buckling), dan kehancuran pelat. Penutupan retak dapat dilakukan terhadap retak garis yang mempunyai tingkat keparahan rendah atau sedang dengan lebar retak lebih kecil dari 13 mm.
Ringkasan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 - Divisi 4 (Bagian 2)
Divisi 4. PEKERJAAN PREVENTIF (Bagian 2)
Seksi 4.7 Lapis Tipis Beton Aspal (LTBA) Dan Stone Matrix Asphalt Tipis (SMA Tipis)
1) Umum
Pekerjaan Lapis Tipis Beton Aspal (LTBA) dan Stone Matrix Asphalt Tipis (SMA Tipis) ini diterapkan pada jalan dengan perkerasan beraspal dalam kondisi pelayanan mantap, sesuai dengan lokasi yang sudah ditetapkan di dalam Gambar. Pekerjaan ini digunakan untuk menanggulangi kerusakan permukaan jalan seperti alur (rutting), pelepasan butir (raveling), retak, dan memiliki fungsi sebagai lapisan fungsional serta lapis kedap air.
Ringkasan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 - Divisi 4 (Bagian 1)
Divisi 4. PEKERJAAN PREVENTIF (Bagian 1)
Seksi 4.1 Pengabutan Aspal Emulsi (Fog Seal)
1) Umum
Pekerjaan pengabutan (fog seal) ini diterapkan pada permukaan perkerasan beraspal eksisting dalam kondisi baik yang mulai terjadi retak rambut, pengausan (stripping) sesuai dengan lokasi yang sudah ditunjukkan di dalam Gambar. Pengabutan digunakan untuk menutup permukaan perkerasan beraspal untuk mencegah terjadinya pelepasan butiran agregat (raveling) pada permukaan perkerasan beraspal. Penambahan aspal akan meningkatkan kekedapan (water proofing) permukaan dan mengurangi kerentanan terhadap penuaan dengan menurunkan permeabilitas air dan udara. Agar pelaksanaan pengabutan lebih efektif, yaitu proses pengikatan dan perawatan terjadi dengan sempurna, harus dilaksanakan pada temperatur lapangan yang tidak terlalu tinggi (< 40°C) dan tidak boleh dilaksanakan pada waktu angin kencang, hujan atau akan turun hujan. Pekerjaan harus dilaksanakan sedemikian rupa sehingga masih, memungkinkan lalu lintas satu lajur tanpa merusak pekerjaan yang sedang dilaksanakan dan hanya menimbulkan gangguan yang minimal bagi lalu lintas.
Ringkasan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 - Divisi 3
DIVISI 3. PEKERJAAN TANAH DAN GEOSINTETIK
Seksi 3.1 Galian
1) Umum
Pekerjaan ini mencakup penggalian, penanganan, pembuangan atau penumpukan tanah atau batu atau bahan lain dari jalan atau sekitarnya yang diperlukan. Kecuali untuk keperluan pembayaran, ketentuan dari Seksi ini berlaku untuk semua jenis galian yang dilakukan sehubungan dengan Kontrak, dan pekerjaan galian dapat berupa:
Ringkasan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 - Divisi 2
BAB 2 Drainase
Seksi 2.1 Selokan dan Saluran Air
1) Umum
Pekerjaan ini mencakup galian selokan baru yang dilapisi (lined) maupun tidak (unlined). Pekerjaan ini juga mencakup relokasi atau perlindungan terhadap sungai yang ada, kanal irigasi atau saluran air (waterway) lainnya yang pasti tidak terhindarkan dari gangguan baik yang bersifat sementara maupun tetap.
Toleransi dimensi saluran :
• Elevasi galian dasar selokan yang telah selesai dikerjakan tidak boleh berbeda lebih dari 3 cm;
• Alinyemen horizontal selokan dan profil penampang melintang yang telah selesai dikerjakan tidak boleh bergeser lebih dari 5 cm
Ringkasan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 - Divisi 1 (Bagian 2)
DIVISI I. UMUM (Bagian 2)
Seksi 1.12 Jadwal Pelaksanaan
1) Umum
Jadwal pelaksanaan diperlukan untuk perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan yang sebagaimana mestinya atas pekerjaan. Jadwal tersebut diperlukan untuk menjelaskan jenis kegiatan, urutan kegiatan dan waktu kegiatan.
Ringkasan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 - Divisi 1 (Bagian 1)
DIVISI I. UMUM (Bagian 1)
Seksi 1.1 Ringkasan Pekerjaan
1) Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan yang dicakup di dalam Spesifikasi ini dapat berupa pembangunan jalan dan/atau jembatan baru, penggantian jembatan, peningkatan kapasitas jalan, peningkatan kapasitas jembatan (pelebaran), preservasi jalan (termasuk semua bangunan pelengkap), rehabilitasi jembatan, dan perkuatan struktur jembatan (termasuk semua bangunan pelengkap).
Lingkup Pekerjaan termasuk, tetapi tidak terbatas, seluruh pekerjaan yang terkait dengan :
Subscribe to:
Posts (Atom)